• Survive



    Hal paling konkret buat survive di ikatan ini adalah karena IPM telah membiarkanku melakukan banyak kesalahan dan memberikan jawaban-jawaban atas kesalahan tersebut. Mencipta banyak pengalaman, yang kemudian menjelma menjadi guru kehidupan. Lantas balas budi terbaik [untuk saat ini] ya apalagi, selain tetap berkontribusi menghidup-hidupi. Hitung-hitung juga untuk menghidupi umat dan diri sendiri untuk merawat muda, merawat nalar, juga merawat silaturahmi.

    Tujuh tahun [kalau dikadernya udah sembilan tahun] ada banyak dinamika organisasi yang sudah berlalu. Mulai dari cupunya aku sampai sekarang yang masih saja lugu. Bersama orang-orang hebat, bertemu dengan orang-orang hebat, belajar seni menyelesaikan masalah dengan cara hebat, melakukan banyak hal hebat dan kehebatan-kehebatan lain yang aku jumpai berhasil meng-ON kan energi positif dan memproduksi banyak hal positif yang membuatku mikir dua kali kalau tiba-tiba mau meninggalkan.

    Sempat berlabuh menjauhi sih, tapi akhirnya juga menepi kembali menghampiri. Menghampiri zona nyaman kembali. Meski banyak badai dan rintangan, mboh kenapa IPM masih jadi yang nyaman. Kalau kata orang bijak, hidup harus berani keluar dari zona nyaman. Nha iki alasanku kalau selama ini pengen ngerasain dinamika organisasi yang lebih tahan banting dan OUT OF the COMFORT ZONE. 

    Dan tetapi, setelah mencicipi beberapa organisasi di luar IPM, yo tetep IPM yang paling tahan banting, orientasi jelas, kontribusi ikhlas, masio ora penak tapi yo mboh isih nyaman.

    Meski nggak dapat dipungkiri, tempo hari aku sempet dis-oriented sama keberadaanku, faktor aku. Ingin mencukupkan. Tapi setelah sharing dan mendapat insight dari temen-temen, aku masih mencoba untuk tetap survive. Dan hasilnya suruh mertimbangin banyak hal dan malah banyak banget yang ndesak buat ikut TM 3 biar melek lagi sama arah tujuan. Hwadaaaaaaw.  Bismillah, aku bertahan dan tapi, buat TM 3 nya belum dulu deeh. Mungkin suatu saat nanti ketika sudah terilhami. Wkwk.

    Mulai jadi kader yang keder, gabung komunitasnya [M.Com], masuk struktural pimpinan bidang perkaderan PR [13/14], ketua umum PR [14/15], mengambil jeda, lanjut ke PD waktu pleno 1 [16/19] yang semoga bisa khusnul khotimah mengakhiri amanahnya di bidang advokasi. Kemudian baru saja datang amanah baru untuk lanjut ke PW [19/21] nguri-uri bidang organisasi. 

    Atas semua jejak langkah, langkah yang sedang berpijak, ataupun yang masih menjadi kehendak, semoga semua berjalan diatas kemudi niat yang lurus sebagai ikhtiar menuju kehidupan yang mulus sesuai yang dijanjikanNya.

    Semoga Allah meridhoi perjuangan kita,  
    Nun wal qolami wa ma yasturun 
    Rifa
  • You might also like

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

Back to