-
Pindahan, 17 Agustus 2018
Dalam buku Tema-tema Pokok al-Qur'an hlm. 227 disebutkan bahwa
Tampaknya hampir menjadi kesepakatan dikalangan sarjana Barat bahwa dimanapun kaum Yahudi muncul sebagai lawan Islam atau dimanapun istilah jihad dan turunannya atau istilah munafiq muncul, ayat-ayat tersebut pasti termasuk madinah. Pandangan ini tampak masuk akal karena di Madinah fenomena kebencian Yahudi dan orang-orang Munafik begitu kentara.
Begitu juga dalam Geschicte des Qorans (New York, 1970), bag. 1, h. 146-147 juga disebutkan bahwa di Mekah Nabi dipercaya membawakan risalah kepada bangsa Arab yang juga diterima oleh umat Kristen dan Yahudi dan juga lainnya yang melawan penyembah berhala. Kepada ahli kitab pun Nabi dapat bertanya tentang konfirmasi ajaran-ajaran sebelumnya. Namun pada saat di Madinah nabi kecewa karena ahli kitab tidak mengakuinya.
Berangkat dari bacaan tersebut,
meskipun pengikut nabi di Mekah dan Madinah lebih banyak di Madinah, bahkan nabi pun memilih hijrah ke Madinah dan terbentuklah persaudaraan kaum ansor dan muhajirin. Tetapi ternyata cobaan dakwah -pertentangan dari umat kristen dan yahudi Madinah- lebih dahsyat daripada masyarakat Mekah
Layaknya paribahasa
Semakin menjulang pohonnya,
semakin kuat anginnya
Kemudian, selama ini saya memahami makna jihad hanya sebatas beraungguh-sungguh dan berjuang. Ternyata, Rahman berhasil memaparkan dalam buku tema-tema pokok bahwa jihad; menunjukkan resistensi kuat terhadap berbagai tekanan fitnah dan pembalasan terhadap tindak kekerasan musuh; atau pada kasus orang tua yang memaksa anaknya untuk menariknya kembali dari IslamCatatan Kecil dari Rahman
Fadhlinaarifah
08.18
Fadhlinaarifah
Integer sodales turpis id sapien bibendum, ac tempor quam dignissim. Mauris feugiat lobortis dignissim. Aliquam facilisis, velit sit amet sagittis laoreet, urna risus porta nisi, nec fringilla diam leo quis purus.
You might also like
Langganan:
Posting Komentar
(
Atom
)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar