• Jurnal

    Buku adalah Jendela Dunia.
    Begitu pepatah mengatakan.
    Buku memiliki banyak macam.
    Salah satu macamnya, yaitu jurnal.
     
    Dulu, waktu kecil pernah nggak sih guys kita bertanya-tanya  "dari mana guru kita mengetahui penemuan terbaru ilmu pengetahuan?" yang penemunya belom tentu penduduk indonesia, melainkan dunia. kalau aku pribadi nih ya, pertanyaan itu muncul ketika duduk dibangku kelas 4 SD pelajaran IPA. Saat itu aku diajar oleh bu Yuli yang mana beliau sering mengatakan "kalau penemuan terbarunya, bla.. bla.. bla.." sampai-sampai muncul dalam benak "kok bisa tahu? sok tahu? mana mungkin guru sok tahu? tapi dengan berbagai informasi dunia yang banyak banget (waktu itu awal-awal gempar isu globalisasi), gimana guru ini bisa menyaring informasi terkait bidang (sains) nya? Pertanyaan itu baru terjawab ketika aku duduk dibangku kuliah. Duh duh, lamanyaa. Ternyata proses untuk menjadi tahu itu lama ya guys :') dan yang terpenting nggak boleh terburu-buru tahu nanti malah jadi sok tahu. wkwk. Kalau senantiasa pengen tahu dan mencari tahu, itu bagus banget guys. Seperti yang dikatakan oleh dosenku bu Lien (Alumni US) "Kemewahan dalam hidup adalah ketika rasa ingin tahu itu terus membara"

    Kembali ke Dunia Jurnal.
    Jadi, ketika kita hendak mengetahui penemuan-penemuan (riset) terbaru para ilmuwan, kita cukup mencari dalam jurnal sesuai dengan tema yang kita butuhkan. Karena jurnal senantiasa terbit secara berkala (biasanya, satu tahun bisa terbit 2-3 kali). Eits, tapi tidak semua jurnal memuat penemuan terbaru ada yang hanya mengangkat tema lama supaya menjadi baru lagi.  tergantung kulifikasi jurnal tersebut. Sama halnya seperti buku. Ada buku yang mahal dan berbobot, ada yang murah sekedar untuk bacaan ringan penambah ilmu pengetahuan. Nah, jurnal yang insyaa Allah pasti memuat penemuan terbaru yaitu jurnal intenasional. Maksudnya, jurnal tersebut sudah diakui secara internasional. Sayangnya, belom banyak Jurnal dari negara kita yang diakui secara internasional. Tapi nggak perlu pesimis guys, cukup jadikan motivasi untuk bisa menyumbang jurnal dibeberapa masa yang akan datang. Tentunya usaha pertama yang bisa kita lakukan adalah dengan banyak membaca :))

    Berhubung fokusku di Study Qur'an, jurnal internasional Study Qur'an masih baru tiga pun yang satu masih baru. Judul jurnalnya Journal of Qur'anic Studies dan atau Al-Bayan Journal of Qur'an and Hadist. Dari dua jurnal tersebut, tingkat ratingnya masih lebih tinggi Journal of Qur'anic Studies (http://www.euppublishing.com/toc/jqs/current) . Jikalau teman-teman ingin mengakses, teman-teman harus membayar dengan dolar. Tapi jangan risau, karena teman-teman bisa meminjamnya (hanya untuk dibaca) di perpustakaan Ignatius Yogyakarta (http://kolsani.or.id/index.php/category/perpustakaan/) pun jurnal-jurnal lainnya.




    Dan untuk mengakses buku-buka gratis, teman-teman bisa memanfaatkan Librari Genesis (LibGen) kemudian bisa akses melalui beberapa opsi link

    Dari link tersebut, temen-temen bisa buka bebas yang mana. tapi kalau boleh recomend pilih opsi link yang pertama dengan alasan lebih mudah proses mengaksesnya. atau untuk buku-buku Indonesia teman-teman bisa mengakses melalui app iPusnas yang bisa dipasang digadget dan dibawa kemana-mana. Selamat mencoba, selamat membaca :))

    Regards,
    Rifa
  • You might also like

    1 komentar:

Back to